Pernahkah Anda merasa berada dipersimpangan dan berhenti termangu saat membuat keputusan penting dalam kehidupan Anda? Banyak keputusan penting harus kita buat dalam hidup ini seperti : siapakah yang akan kita nikahi, apa pekerjaan yang harus kita tekuni, apa tujuan hidup ini, dimana kita akan tinggal, seperti apa model keluarga yang kita impikan dan masih banyak hal-hal lainnya.
Saya merasakan hal itu juga deh dan saya harus berhenti sejenak untuk berpikir sebelum memutuskan dan melakukan keputusan tersebut. Seorang teman memberitahu bahwa kita harus siap secara mental menghadapi konsekuensi dari keputusan yang sudah kita buat. Bukankah salah satu kenikmatan hidup adalah berani membuat keputusan dan menghadapi resikonya?
Ada keputusan yang menghasilkan sesuatu yang baik dan ada juga keputusan yang berakhir dengan tidak baik. Jika kita sudah yakin akan keputusan kita dan kita sudah meminta pendapat dan dukungan dari orang-orang yang mengasihi kita, kita akan lebih berani dalam menjalankan keputusan kita. Bukankah melegakan hati saat orang-orang terdekat kita mendukung keputusan baik kita apapun hasilnya? Bukankah melegakan hati juga saat orang-orang terdekat kita mendukung dan menganjurkan kita agar kita kuat, tabah dan sabar saat kita menghadapi konsekuensi pahit dalam hidup kita?
Saya pikir kita bisa menjadi manusia dewasa bila kita berani membuat keputusan dan menghadapi konsekuensi dari keputusan kita karena kita pasti akan menjadi pribadi-pribadi yang terlatih secara mental dalam menghadapi kerasnya hidup ini. Kerasnya hidup ini akan memperkaya perjalanan hidup kita. Setiap masalah atau kesulitan pastilah ada jalan keluar dan kita bisa menghadapi hidup ini dengan keyakinan dan keberanian bahwa kita ingin tetap eksis sebagai manusia dewasa yang punya harga diri dan pantas dihargai.
Setelah berhenti sejenak dan berpikir, keputusan itu telah ada dan siap dilakukan. Ya, sekaranglah waktunya untuk menjalankan keputusan itu dengan sikap optimis dan yakin bahwa kita pasti sukses dalam hidup ini.
